Pada awal Februari 2018, Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Semarang telah mengirimkan surat kepada para pastor kepala di Keuskupan Agung Semarang dengan meminta masing-masing paroki untuk mengumpulkan paling tidak dua orang Orang Muda Katolik dan mengikutsertakan masing-masing satu orang dari beberapa agama yang ada di wilayah paroki tersebut (termasuk pula agama-agama lokal). Maka, sejak bulan Maret, diharapkan ketua-ketua komisi kepemudaan tiap-tiap kevikepan diharapkan sudah memiliki data tentang siapa yang hendak terlibat di dalam Srawung Persaudaraan Sejati Kaum Muda Lintas Iman. Dengan demikian, komisi kepemudaan tiap kevikepan bisa merencanakan bentuk-bentuk kegiatan yang sesuai dengan tema-tema yang sudah disiapkan oleh tim SC.

Kegiatan-kegiatan yang dilangsungkan diharapkan bisa menjangkau semua calon peserta, tetapi dimungkinkan pula adanya kegiatan bersama di tingkat rayon atau pun kevikepan yang berhubungan dengan tema yang ditawarkan. Kita berharap para peserta nantinya menjadi agen-agen dialog. Mereka sangat diperlukan mengingat terjadinya kekakuan dialog antar umat beragama pada tahun-tahun terakhir. Satu hal yang mau digaungkan di dalam perjumpaan-perjumpaan kita adalah #srawungsejakdalampikiran. Negeri ini perlu inspirasi tentang hidup bersama sebagai saudara meski dalam perbedaan. Kali ini, sumber inspirasinya bukan dari orang lain, melainkan digali dari pengalaman kaum muda. Perjumpaan demi perjumpaan ini diharapkan bisa membongkar sekat pemisah yang sering lahir dari kekakuan hidup bersama. Maka beban utama dari acara Pra-Srawung dan Srawung Persaudaraan Sejati Kaum Muda Lintas Iman ini adalah menjadi pemantik untuk hadirnya agen-agen dialog di tengah masyarakat.

Kegiatan-kegiatan dialog di dalam kegiatan pra-Srawung Persaudaraan Sejati Kaum Muda Lintas Iman ini diharapkan berjalan secara natural. Namun, secara umum ada tiga langkah yang perlu diupayakan yaitu usaha Melihat, Menyatakan Pendapat dan Melakukan Tindakan (See, Judge, Act). Tekanan pada bentuk pemahaman ini mulai diterapkan mulai bulan Juni 2018, sementara pada bulan-bulan sebelumnya, tim Pra-Srawung bersama dengan Komisi Kepemudaan di masing-masing kevikepan akan terlibat dalam membuat refleksi atas kegiatan yang sudah terjadi.

# Tim Persaudaraan Sejati Kaum Muda Lintas Iman

Share This