Jumat 27 April 2018, telah diselenggarakan Karnaval Paskah 2018 yang merupakan event tahunan di Kota Semarang. Begitu riuh renyah euforia para peserta mulai dari anak-anak, remaja, orang muda dan dewasa serta berbagai macam bentuk model mobil hias, yang melebur menjadi satu. Sedikit berbeda dengan tahun lalu, Karnaval Paskah tahun ini mengajak komunitas PELITA Semarang (Persaudaran Lintas Agama) untuk ambil bagian menjadi peserta. Start Karnaval mulai dari Museum 3D Kota Lama dan berakhir di pelataran Balaikota.

Dengan KebangkitanNya, Kita Srawung dalam Keberagaman adalah tema untuk Karnaval Paskah tahun ini. Kita dapat memaknai kebangkitan-Nya, sebagai pemaknaan diri kita untuk turut BANGKIT dalam PERSAUDARAN, BANGKIT untuk saling salam sapa dan semangat dalam KEBERAGAMAN dan melebur SRAWUNG menjadi satu.

Keberagaman adalah suatu Keindahan. Dan Srawung menjadikan kita untuk semakin MENGENAL satu dengan yang lain. SALAM, SAPA, SEMANGAT.

Inilah KITA
KITA yang penuh dengan KEBERAGAMAN
SRAWUNG menjadi satu
Inilah
KITA, INDONESIA

 

The Sapu Jagad’s

Inilah dari kami, orang-orang muda yang sebagian dari peserta Srawung Persaudaraan Sejati, yang ikut terlibat menjadi The Sapu Jagad’s dalam kegiatan Karnaval Paskah 2018. Beberapa orang memandang rendah dan remeh tugas kami untuk memunguti sampah, tetapi kami tetap melakukannya dengan kerelaan hati dan penuh sukacita. Karena bagi kami, The Sapu Jagad’s adalah misi yang berlandaskan Semangat LAUDATO SI. Kami menyusuri, menelusuri semua sampah yang tertinggal di akhir hari. Dan dengan Semangat LAUDATO SI, kami turut membersihkan diri. Dari kami, The Sapu Jagad’s.

Share This