Sedulur Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda sudah masuk pada masa akhir pelaksanaanya pada 28 Oktober 2018. Berakhirnya acara ini bukan berarti putus dan berhentinya persaudaraan yang terjalin antar peserta. Seluruh peserta yang berasal dari wilayah Surakarta yang mencakup Klaten, Solo, Sukoharjo, Wonogiri, Boyolali, Karanganyar. Dikumpulkan peserta dalam satu forum dan mendiskusikan rencana tindak lajut dari acara Sedulur Srawung 2018, hal ini adalah upaya untuk tidak hanya wacana yang

Tindak lanjut dari peserta diharapkan lebih kreatif dan inovatif guna menarik perhatian masyarakat. Beberapa kriteria disampaikan oleh moderator dalam pembukaan forum wilayah Surakarta.

Salah satu kelompok mengatakan akan mengadakan pagelaran budaya, foodfest dan camping lintas agama. Menurut mereka 3 hal ini sangat diminati dekat dan akrab dikalangan anak muda khususnya milenial dalam menjalin kekerabatan.

Diharapakan muncul kegiatan yang dipelopori oleh anak muda sebagai upaya penggerak rasa kebersamaan dan peseduluran di masing-masing wilayah.  Dengan demikian, semakin kuatlah geliat-geliat rasa persaudaraan antar suku dan agama. Kegiatan ini juga menyasar kelompok terkecil seperti karang taruna, remaja masjid, pemuda katolik serta kelompok pemuda agama lainnya. Persaudaraan lintas iman menjadi salah satu pelopor rasa ke-Indonesia-an dalam keberagaman.

Share This