Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Sungguh menggembirakan menyaksikan dan mengikuti peristiwa inspiratif yang diselenggarakan orang-orang muda ini. Apakah gerangan?

Referensi pihak ketiga

Pertama, inspiratif, orang muda Katolik Rayon Timur Sweatan (Timswl) Semarang menyelenggarakan “Sragam Imud”. Sragam Imud singkatan dari srawung beragam iman muda. Anak-anak muda ini menyelenggarakan Srawung Imud di halaman Gereja St. Petrus Sambiroto, Semarang (Minggu, 6/5/2018).

Kedua, peristiwa ini adalah salah satu rangkaian acara yang diselenggarakan orang muda dalam rangka Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama Keuskupan Agung Semarang 2018. Acara ini diselenggarakan dengan melibatkan orang muda lintas agama. Ada dari Konghucu, Hindu, Buddha, Islam, Protestan dan Katolik. Dalam bingkai seni, budaya dan dialog, acara berlangsung penuh semarak dan akrab. Setyawan Budi dan Hesti (dari Kristen dan Islam) menjadi narasumber talk show dan dialog dipandu oleh Devi. Saya bangga dan bahagia menyaksikan mereka.

Ketiga, sebagai Ketua SC Panitia Srawung Persaudaraan Sejati 2018, saya bangga dan bahagia melihat orang-orang muda yang kreatif mengemas peristiwa srawung ini. Romo Adi MSF, Ketua KomKep Kevikepan Semarang; Romo Agus Suryono Pr dan Romo Suprihadi Pr yang menjadi tuan rumah, turut mendorong dan mendampingi peristiwa ini. Mereka sungguh para Romo yang luar biasa dalam mendukung gerakan ini di Semarang. Bravo dan selamat!

Keempat, puncak dari peristiwa ini ditandai dengan menanam sepasang pohon kerukunan di halaman gereja. Prosesi penanaman pohon diiringi dengan Barongsai yang indah dan semarak. Sedikitnya 100-an peserta yang terlibat juga tampak gembira dan rukun.

Saya berharap, semoga peristiwa yang menggembirakan ini juga menginspirasi banyak orang muda di tempat lain untuk berani melakukan hal yang serupa. Semoga pula, hal ini membuahkan peradaban kasih bagi masyarakat yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agamanya. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.*

Share This